KULIAH DI JEPANG
Sejak kecil ingin pergi ke Jepang dan punya impian kuliah ke Jepang?
Wujudkan impian tersebut menjadi kenyataan. Mewujudkan impian menjadi
kenyataan memang tidak mudah, bagi sebagian orang. ‘Impian menjadi
kenyataan’ bukan jatuh dari langit. Impian tidak akan menjadi kenyataan,
apabila hanya bengong dan melamunkan impian tanpa usaha nyata.
Mewujudkan impian tidak seperti membuat mie-instan, 10 menit jadi.
Mungkin diperlukan persiapan bertahun-tahun untuk mewujudkannya. Impian dimiliki, jalan dapat dicari. Artikel
ini membahas hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan disiapkan dalam
rangka mencari jalan mewujudkan impian kuliah ke Jepang. Hal-hal yang
perlu dipertimbangkan dan disiapkan tersebut sebagai berikut:
1. Mencari Informasi
Bukan hanya untuk mewujudkan impian kuliah ke Jepang, untuk memulai
jualan, untuk menjalankan bisnis, bahkan untuk mencari pacarpun, langkah
awal untuk membuka jalan adalah mencari informasi.
Bagaimana mungkin dapat jualan jika tidak tahu informasi tempat membeli
barang dengan murah, tempat dapat menjual dengan mahal, dan tempat
jualan yang strategis. Bagaimana mungkin juga dapat menggaet gadis
idaman, jika tidak tahu namanya, alamatnya, account facebooknya, nomor
teleponnya, dan kegemarannya. Begitu juga untuk mewujudkan impian kuliah
ke Jepang, perlu tahu dulu informasi tentang misalnya rangking
universitas, jurusan yang tersedia, prosedur pendaftaran, dokumen yang
harus disiapkan, biaya kuliah, kerja part-time, kemungkinan masa depan
jika kuliah di jurusan tertentu, peluang dan kesempatan yang akan
didapatkan di kota tempat universitas berada, tempat belajar Bahasa
Jepang, konsultan pendidikan ke Jepang, dll.
2. Menentukan Tujuan
Mungkin ini bagian terpenting, menentukan tujuan kuliah ke Jepang.
Yang dimaksud tujuan adalah hasil akhir yang ingin dicapai. Apakah
tujuan kuliah ke Jepang? Jika hanya ingin menikmati keindahan alam,
berkenalan dengan budaya dan orang Jepang, merasakan makanan dan minuman
dari Jepang, mungkin tidak perlu kuliah di Jepang, tetapi cukup
berwisata ke Jepang atau mengikuti program study-tour seperti summer school atau winter school.
Memilih untuk kuliah di Jepang mungkin tepat, jika misalnya ingin
menguasai keilmuan tertentu yang nanti dimanfaatkan dalam bekerja atau
berbisnis. Jepang maju dalam teknologi dan budaya. Kuliah di Jepang
dapat dipilih dengan tujuan penguasaan keilmuan yang terkait dengan
teknologi atau budaya. Kuliah selain untuk belajar substansi keilmuan hard-skill, juga untuk mengasah kemampuan soft-skill seperti
kemampuan kerja-sama, komunikasi dengan orang-lain, mengerti perasaan
dan pemikirian orang-lain, kepemimpinan, kedisiplinan, semangat bekerja
keras, dll. Selain untuk pengembangan diri dalam hard-skill ataupun soft-skill, kuliah juga dapat menjadi media membentuk jejaring, dengan teman-teman kuliah atau teman-teman yang dikenal selama kuliah.
Manakah tujuan yang ingin dicapai jika kuliah ke Jepang? Kemampuan hard-skill, soft-skill,
atau jejaring? atau ada yang lain? misalnya ingin bekerja di perusahaan
multinasional asal Jepang, ingin tinggal di Jepang, sambil kuliah
menikmati alam, kota dan budaya Jepang? atau ingin punya pasangan orang
Jepang (ehm)?.
3. Belajar Bahasa
Ya memang sekarang di Jepang ada program internasional (seperti G30)
yang menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris. Tetapi, tinggal di
negara manapun, penguasaan bahasa lokal akan sangat mempermudah
interaksi dan komunikasi dengan orang lokal. Pada program internasional,
meskipun kuliah disampaikan dalam bahasa Inggris, sebagian peserta
kuliah mahasiswa Jepang, yang mungkin masih lebih mudah diajak
komunikasi dalam Bahasa Jepang. Kemampuan berbahasa Jepang sangat
mempermudah komunikasi di kampus, di luar kampus ataupun kehidupan
pribadi. Untuk komunikasi di luar kampus, mahasiswa yang memiliki
kemampuan berbahasa Jepang dengan baik, akan mendapatkan kesempatan
kerja part-time yang lebih baik dan honor yang juga lebih besar.
Untuk persiapan kuliah di Jepang, belajar Bahasa Jepang di mana dan
berapa lama? Bahasa Jepang dapat dipelajari di Indonesia sebelum
berangkat ke Jepang ataupun di Jepang di Sekolah Bahasa Jepang, atau
dua-duanya. Jika sekarang masih SMP atau SMA, mungkin dapat mulai ikut
kursus Bahasa Jepang sejak sekarang. Jika setelah lulus SMA kemampuan
Bahasa Jepang masih kurang, belajar Bahasa Jepang tambahan di Jepang
tidak perlu terlalu lama. Jika selama SMP dan SMA tidak ada kesempatan
belajar Bahasa Jepang, bisa juga belajar Bahasa Jepang di Sekolah Bahasa Jepang di Jepang
sebelum kuliah. Biasanya pelajar dari Indonesia perlu belajar Bahasa
Jepang di Jepang antara 1 sampai 2 tahun. Setelah itu, baru kuliah.
Tambahan waktu 1 sampai 2 tahun untuk belajar Bahasa, memang akan
memundurkan waktu mulai kuliah, tetapi secara jangka panjang akan lebih
menguntungkan dibandingkan langsung masuk kuliah tanpa menguasai bahasa
lokal.
4. Biaya Kuliah
Berapa biaya kuliah di Jepang? Untuk sekolah Bahasa Jepang (persiapan
sebelum kuliah) biaya sekolah per semester antara 30-40 juta rupiah.
Biaya kuliah di sekolah tinggi kejuruan (teknik, fashion, desain, dll)
sekitar 50-60 juta rupiah per semester. Biaya kuliah di universitas
negeri sekitar 30 juta rupiah per semester. Biaya kuliah di universitas
swasta sekitar 60 juta rupiah per semester. Biaya ini tidak berbeda jauh
dengan biaya kuliah di universitas swasta besar di Indonesia. Semakin
lama semakin banyak pelajar dari Indonesia yang kuliah di Jepang dengan biaya sendiri. Di Jepang, pelajar dari Indonesia (jika berminat) dapat kerja part-time
atau mendaftar beasiswa di universitas tempat kuliah. Beasiswa yang
dapat didaftar dari universitas tempat kuliah di Jepang jauh lebih
banyak dibandingkan dengan beasiswa yang dapat didaftar dari Indonesia
(yang kemungkinan mendapatkannya satu banding ribuan). Jika berminat
kuliah di Jepang dengan biaya sendiri, artikel Kuliah di Jepang Biaya Sendiri mungkin akan bermanfaat untuk dibaca.
Sumber :
http://jin.co.id/kuliah-ke-jepang/
No comments:
Post a Comment